Mengapa Plastik

Persoalan sampah plastik di laut kembali menjadi sorotan dunia saat sebanyak 30 kantong plastik dan sampah plastik lainnya ditemukan dalam perut paus berparuh cuvier di perairan Norwegia, beberapa waktu lalu (CNN Indonesia, 2017). Hasil riset Jenna R Jambeck dan kawan-kawan (publikasi di www.sciencemag.org 12 Februari 2015), menunjukkan Indonesia sebagai pemasok sampah plastik terbanyak kedua di dunia, yakni sebesar 187,2 juta ton. Bahkan, menurut hasil riset Greeneration, orang Indonesia rata-rata memanfaatkan 700 kantong plastik per tahun. Belum termasuk sampah dari barang-barang plastik lainnya, botol minuman dan wadah makanan, yang jumlahnya naik signifikan. Sementara Dirjen Pengelolaan Sampah, limbah, dan B3 KLHK Tuti Hendrawati Mintarsih menyampaikan bahwa total sampah Indonesia di 2019 akan mencapai 68 juta ton.

Aksi dan Reaksi

Indonesia bebas sampah plastic untuk menyelamatkan lingkungan dan kehidupan yang berkelanjutan…

Berdasarkan latar belakang terkait permasalahan sampah di Indonesia maka Get Plastic merumuskan kerangka program untuk menjawab permasalahan tersebut….

Gerakan Get Plastic adalah perkumpulan berbagai lembaga yang memiliki misi untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli atas sampah plastik yang mereka hasilkan…

Membangun kepercayaan dengan mitra lokal dan masyarakat di wilayah program merupakan hal yang sangat penting…….

BAHAYA SAMPAH PLASTIK

Sampah plastik dapat menimbulkan dampak negatif jika tidak ditangani dengan baik, seperti  memicu perubahan iklim karena sejak proses produksi hingga tahap pembuangan, sampah plastik mengemisikan gas rumah kaca ke atmosfer.

Kontak

  • Jln. Pengadegan Timur II No.28C, Pancoran Jaksel 12770
  • 0821 1111 9926
  • csgetplastic@gmail.com
  • www.getplastic.org

media sosial

Close Menu
Translate »