Get
Plastic

No plastic get to waste

Siapa kami?

gET PLASTIC

Gerakan Get Plastic  adalah perkumpulan berbagai lembaga yang memiliki misi untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli atas sampah plastik yang mereka hasilkan.

Jenis Plastik yang kami olah

Sudah banyak inisiatif yang muncul untuk pengolahan sampah, seperti pengolahan kompos dan bank sampah. Keberadaan bank sampah yang ada sekalipun hanya mengumpulkan sampah plastik dari masyarakat lalu menjualnya ke pengepul yang lebih besar dan itu pun hanya berupa botol plastik dan sampah plastik yang dapat diolah menjadi biji plastik. Kami melihat, untuk sampah plastik jenis LDPE seperti kantong/tas kresek, pembungkus makanan dan jenis plastik tipis justru paling banyak dihasilkan dari di rumah tangga dan sampah ini lah yang justru belum dilirik untuk diolah.

Legalitas

Get Plastic secara resmi didirikan secara resmi berbadan hukum pada bulan Desember 2017, sesuai dengan akta pendirian dengan Notaris Herdardjo, S.H. Dan pada tanggal 23 Januari 2018 sudah disahkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-0000797.AH.01.07 Tahun 2018 tentang pendirian badan hukum perkumpulan Gerakan Tarik Plastik.

Tujuan yang ingin dicapai

Tujuan kolaborasi yang dilakukan yakni menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Indonesia baik secara personal maupun lembaga, dan kampanye yang lebih luas. Kami berupaya mengajak masyarakat agar lebih bertanggung jawab atas sampah plastik yang mereka hasilkan. Dari sampah yang dikumpulkan oleh masyarakat akan diolah menjadi energi (bahan bakar minyak)

Meet Our Team

Dimas Bagus Wijanarko

2008 mendirikan organisasi pemuda yg bergerak secara sosial, Jong Nusantara mempunyai visi dan misi "menjaga alam selaras budaya" dengan semangat MUDA BEDA BERSATU. Akhir 2014 memulai riset untuk alat pengolahan sampah plastik menjadi BBM. Akhir 2016 menemukan nama gerakan tarik plastik dan di singkat getplastic, selanjutnya nama itu menjadi sebuah organisasi yg peduli lingkungan, terutama sampah plastik.

Norman Ario Bimo

Tahun 2006 sampai sekarang turut mendirikan dan menjalankan Lembaga Kemitraan Pembangunan Sosial (LKPS) yang fokus pada penelitian sosial kualitatif dan kuantitatif, publikasi ilmiah, pelatihan dan pendampingan masyarakat lokal dan pelaksana program, serta kemitraan strategis dengan pemerintah, perusahaan dan LSM dalam bidang kesejahteraan sosial.

Nike Vonika

Tahun 2008-2012 pernah bekerja di beberapa Non-Governmental Organizations (NGO) internasional untuk isu keberagaman dan HIV Aids. Awal tahun 2014 setelah menyelesaikan studi di Pasca Sarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, ia memulai karir sebagai konsultan sosial dan peneliti lepas. Dengan pengalaman inilah kemudian ia mempunyai banyak jaringan baik di tingkat pemerintah, masyarakat, NGO atau lembaga terkait lainnya yang dapat disinergikan dengan Get Plastic.

Ahmad Zulfianto

Seorang pemuda yang gemar bermain di alam bebas, lulusan sarjana IT ini suka sekali melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi sesama makhluk hidup. Perannya di beberapa kegiatan lingkungan bermula dari mendirikan dan memajukan Hutan Jakarta maupun hutan2 yang ada di nusantara, kemudian juga memajukan para petani perkotaan melalui Pasar Petani Kota yang ia jalankan bersama beberapa kawan.

Dwiki Ramadhan

Selepas lulus sekolah jurusan bahasa, Dwiki langsung berkerja sambil melanjutkan kuliah. Pertama-tama berkerja sebagai bagian marketing lapangan. Bakatnya dalam memasarkan dan mengkampanyekan suatu kegiatan, kepeduliannya pada kebaikan lingkungan serta karakter yang terbentuk melalui Jong Nusantara telah membawanya berperan aktif sebagai penggerak Get Plastic.

Camille Bonneville

Camille lahir di Prancis 27 tahun yang lalu. Dia punya S2 jurusan Ekologi (Sustainable management) dan S1 sastra Indonesia. Dia bekerja sebagai konsultan di Bogor. Sejak masa remaja dia pernah keliling lebih dari 15 negara secara sederhana (backpacking, volunteering). Pendekatan sama masyarakat baik di negara “maju” maupun “berkembang” memungkinkan dia untuk menabung banyak pengetahuan, termasuk tentang keanekaragaman pola pikir manusia dan interaksi sama lingkungannya. Sekarang dia ingin menyediakan keterampilannya untuk menyelesaikan persoalan keduaniaan yang diakibatkan globalisasi dan konsumerisme, termausk masalah pengelolaan sampah.

Eka Afrina

Saat ini merupakan Peneliti Kebijakan Sosial di Perkumpulan Prakarsa. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Negeri Jakarta pada jurusan Pendidikan Luar Sekolah dan pascasarjananya di Universitas Indonesia pada jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial. Ia sudah melakukan berbagai penelitian di bidang Sosial. Terlepas dari pekerjaannya sebagai peneliti, Eka adalah seorang pegiat pemberdayaan masyarakat. Ia aktif melakukan pemberdayaan hingga ke wilayah-wilayah terluar dan terpencil di Indonesia. Di Get Plastic, ia berkontribusi dalam merancang strategi program dan advokasi yang dilakukan oleh Get Plastic kepada seluruh stakeholder terkait.

Agus Subroto

Lahir dan besar di Jakarta lulus kuliah tahun 2013  jurusan sistem informasi pernah bekerja di koperasi telkom dan sekarang bekerja di salah satu perusahaan property terbesar di indonesia Agung Podomoro Group, punya cita-cita yang sama membuat bersih sampah plastik dari bumi tercinta ini.

Kurniawan Mas'ud

Lulusan Fakultas Ekonomi Jurusan Ilmu Ekonomi Univ. Bung Hatta tahun 2009. Menggeluti dunia jurnalistik sebagai PhotoJournalist di media Nasional sejak tahun 2011, anggota organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI). Pernah meraih Anugerah Adiwarta tahun 2012 dan Anugerah Pewarta Foto Indonesia tahun 2017. Sekarang menjadi fotografer lepas yang berbasis di Bali. Memiliki minat besar dengan jurnalisme digital, serta memiliki kemampuan untuk membuat visual konten, fotografi dan multimedia. Menjadi Co Founder GETPLASTIC yang bertanggung jawab sebagai Koordinator media kampanye.

Kontak

  • Jln. Pengadegan Timur II No.28C, Pancoran Jaksel 12770
  • csgetplastic@gmail.com
  • www.getplastic.org

media sosial

Close Menu
Translate »