Penelitian

Berdasarkan latar belakang terkait permasalahan sampah di Indonesia maka Get Plastic merumuskan kerangka program untuk menjawab permasalahan tersebut. Rumusan program ini dibuat dalam kurun waktu 3 tahun (2018-2020). Dasar pemikiran jangka waktu program ini didasarkan pada program pemerintah yaitu Indonesia Bebas Sampah 2020 di mana diharapkan Get Plastic dapat bersinergi dengan instansi pemerintah untuk mencapai gerakan tersebut. Tujuan utama Get Plastic adalah menyelamatkan lingkungan dan mendukung kehidupan yang berkelanjutan.

Logika program dan hasil akhir yang diharapkan

  1. Masyarakat mampu mengolah sampah plastik menjadi energi baru secara partisipatif. Untuk mewujudkan hasil akhir tersebut, Get Plastic akan membuat alat pengolahan sampah plastik menjadi BBM dan terus melakukan riset untuk pengembangan alat agar menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu Get Plastic juga akan mengajak masyarakat agar berpartisipasi untuk memilah sampah plastik dan mengolahnya menjadi energi.
  1. Masyarakat memiliki kesadaran terhadap bahaya sampah plastik bagi lingkungan, volume sampah plastik dan kehidupan berkelanjutan. Untuk mewujudkan hasil akhir tersebut, Get Plastic akan melakukan kampanye pengurangan dan penggunaan sampah plastik serta mengolahnya. Di samping kampanye Get Plastic akan melakukan edukasi mengenai hal tersebut di atas. Kemudian Get Plastic juga akan melakukan pendampingan program ke beberapa daerah tertentu mengenai pengelolaan dan pengolahan sampah plastik yang mereka hasilkan, agar menjadi sesuatu yang bermanfaat dan dapat menunjang kebutuhan mereka sendiri.
  2. Korelasi yang lebih kuat dengan para pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan (pemerintah, CSO, CSR, masyarakat, swasta dan stakeholder lainnya) dalam pengelolaan sampah plastik. Untuk mewujudkan hasil akhir tersebut, Get Plastic akan menjalin kerjasama dengan pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan, memperkuat jejaring dengan pemerintah dan replikasi program di wilayah lain serta advokasi kebijakan terkait program Indonesia Bebas Sampah Plastik 2020


Alat pengolahan sampah plastik

Pada awalnya, alat kami menggunakan bahan-bahan bekas yang didapatkan dari lingkungan sekitar ataupun dibeli dari pasar loak, karena kami memajukan konsep low-technology dalam rangka menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat akar rumput yang membutuhkan suatu solusi yang mudah dipahami dan dioperasikan oleh siapa pun dengan latar belakang apapun. Namun demi kepentingan masyarakat umum, kami mulai mengembangkan alat dengan bahan stainless steel untuk memaksimalkan hasil dan ketahanan alat. Alat kami terdiri dari komponen reaktor, kondensor, tabung penyimpanan minyak, serta penyaring gas dengan teknik hidrokarbon.

 

Pengembangan

Bentuk Kerjasama

Ringkasan Paket

Rincian Kegiatan :

  • Get Plastic akan menyediakan alat pengolahan sampah dengan kapasitas 10 kg (garansi 12 bulan) dengan manual teknis.
  • Kami menyediakan spanduk untuk diletakkan di tempat pengolahan sampah yang ditentukan.
  • Kegiatan yang dilakukan antara lain yakni:
  1. Kick-off Meeting: Setelah melakukan rangkaian koordinasi dengan stakeholder setempat, kemudian tim GP datang ke lokasi kegiatan dan berkoordinasi secara teknis mengenai implementasi program. Kegiatan ini dilakukan pada awal kedatangan tim bersama dengan berbagai stakeholder yang terlibat.
  2. Workshop dan edukasi: setelah mematangkan rencana teknis, dilanjutkan dengan pemberian workshop mengenai edukasi sampah, pemilahan sampah, dan penggunaan alat pengolahan sampah plastik kepada masyarakat dampingan.
  3. Diskusi dan konsolidasi program: Di hari selanjutnya, tim GP bersama dengan masyarakat kunci dan pelaksanaan di tingkat masyarakat. Hal ini bertujuan membahas teknis pengumpulan sampah, lokasi pengolahan, kegiatan diskusi dan pelatihan agen teknis (SDM lokal) untuk menggunakan alat dengan baik dan aman.
  4. Pendampingan penggunaan alat: setelah sampah berhasil terkumpul dari masyarakat, maka dilakukan pendampingan pengolahan sampah plastik oleh masyarakat setempat.
  5. Pengawasan: tim GP akan melakukan analisis hambatan dan tantangan dalam implementasi program di lokasi tersebut, peluang dan strategi pelibatan masyarakat. Selain itu tim GP akan memberikan pelatihan kepada penanggung jawab pengelola untuk melakukan pencatatan atas sampah yang dikelola.
  6. Koordinasi: kami membangun sistem koordinasi yang sesuai dengan kesepakatan beberapa pihak.
  7. Monitoring: dilakukan oleh tim GP baik melalui jarak jauh maupun datang langsung setiap 6 bulan sekali. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat kondisi alat dan perawatan, serta melakukan diskusi dengan masyarakat setempat mengenai implementasi program.

Kontak

  • Jln. Pengadegan Timur II No.28C, Pancoran Jaksel 12770
  • 089799767957587
  • csgetplastic@gmail.com
  • www.getplastic.org

media sosial

Close Menu
Translate »